sekalipun nyaman engkau di tengah himpitan sesamamu,
tak akan ada yang tau jika kau ***** di lingkungan gurun yang serba serupa, untuk apa lagi menjadi kaktus
sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar dimana-mana
tak ada yang menangis rindu jika kau mati layu
di lanskep gurun maha luas, lebih baik tidak jadi oase
sekalipun rasanya kau sendiri, burung tinggi akan melihat kembaranmu disana-sini
di tengah gurun yang tertebak,
embun pagi tak akan kalahkan dinginmu,
angin malam akan menggigil ketika melewatimu,
oase akan jengah,
dan kaktus terperangah,
semua butir pasir akan tahu jika kau pergi atau sekedar bergerak dua inci.
dan setiap senti gurun akan terinspirasi kerena kau berani beku dalam neraka
kau berani putih meski sendiri
karena kau berbeda.. (Dee-Filosofi Kopi)